Jumat, 30 Oktober 2009
Kamis, 01 Oktober 2009
Senin, 28 September 2009
Kamis, 17 September 2009
Senin, 01 Juni 2009
Latihan Soal Pajak
By. Tri Bagus.
- Tuliskan perbedaan kegunaan atara pajak dengan retribusi !
- Tuliskan jenis – jenis sumber penerimaan negara !
- apa yang dimaksud dengan penerimaan negara bukan pajak !
- apa perbedaan antara obyek pajak dengan subyek pajak !
- tuliskan apa saja yang termasuk belanja negara !
- Tuliskan perbedaan antara pajak Proporsional, Degresif dan Progresif !
- Penghasilan para eksekutif di 8a memiliki keragaman jumlah. Rahim 8 juta/bulan, ghally. 10 juta/bulan, kiky 5 juta perbulan dan mamad 6 juta perbulan. Tarif pajak yang diberlakukan ialah pajak …
- Apa perbedaan pajak langsung dan tak langsung dan berikan masing – masing 3 contoh !
- Apa perbedaan antara pajak sebyektif dan obyektif berikut dengan jenis dan cotohnya !
- Apa saja fungsi pajak dalam perekonomian nasional serta berikan penjelasannya!
Jumat, 08 Mei 2009
Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin
Oleh Tri Bagus Sulistyo
Demokrasi Liberal :
17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959
Ciri pelaksanaan Pemerintahan :
1. Parlementer
2. Banyak partai
3. Kabinet jatuh bangun
4. memakai Undang - Undang sementara tahun 1950
5. Presiden hanya sebagai simbol ketatanegaraan (kepala Negara)
Kabinet yang pernah berkuasa
1. Wilopo
2. Natsir
3. Ali Sastroamidjojo
4. Burhanudin Harahap
Demokrasi Terpimpin
Periode pelaksanaan 5 Juli 1959 sampai dengan 11 Maret 1966
Pada masa ini pemerintahan dipegang langsung oleh presiden Ssukarno bukan lagi oleh seorang Perdana Menteri. Sehingga jabatan Presiden Sukarno bertindak langsung sebagai kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.
Ciri pelaksanaan Masa Demokrasi Terpimpin :
Politik Luar Negeri (yang tidak sesuai dengan UUD 1945 yang bebas dan aktif)
1. New Emerging Forces (club negara - negara komunis)
2. Poros Jakarta - Peking (poros negara - negara komunis)
3. Games of New Emerging Forces (Ganefo)
4. Keluar dari keanggotaan PBB
5. Perjuangan Dwikora (Dwi Komando Rakyat) untuk Ganyang Malaysia
Politik Dalam Negeri bangsa Indonesia
1. Politik Mercusuar yang mengedepankan gemerlap bangsa tanpa memperhatikan nasib rakyat
2. Nasakom (Nasionalis, Agama dan Komunis)
3. Resopim (revolusi Indonesia, sosialisme dan pimpinan bangsa)
4. jarek (jalannya revolusi kita)
5. Manipol Usdek (Manifesto Politik Undang - Undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia,
Demokrasi Terpimpin, ekonomi terpimpin dan Kepribadian bangsa)
Semua Pelaksanaan Politiik dalam negeri bangsa Indonesia itu lebih banyak dipengaruhi oleh rencana kerja dan program kerja dari komunis, sehingga lebih banyak mengedepankan komunis Indonesia (PKI) daripada kerakyatan secara umum.
Demokrasi Liberal :
17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959
Ciri pelaksanaan Pemerintahan :
1. Parlementer
2. Banyak partai
3. Kabinet jatuh bangun
4. memakai Undang - Undang sementara tahun 1950
5. Presiden hanya sebagai simbol ketatanegaraan (kepala Negara)
Kabinet yang pernah berkuasa
1. Wilopo
2. Natsir
3. Ali Sastroamidjojo
4. Burhanudin Harahap
Demokrasi Terpimpin
Periode pelaksanaan 5 Juli 1959 sampai dengan 11 Maret 1966
Pada masa ini pemerintahan dipegang langsung oleh presiden Ssukarno bukan lagi oleh seorang Perdana Menteri. Sehingga jabatan Presiden Sukarno bertindak langsung sebagai kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.
Ciri pelaksanaan Masa Demokrasi Terpimpin :
Politik Luar Negeri (yang tidak sesuai dengan UUD 1945 yang bebas dan aktif)
1. New Emerging Forces (club negara - negara komunis)
2. Poros Jakarta - Peking (poros negara - negara komunis)
3. Games of New Emerging Forces (Ganefo)
4. Keluar dari keanggotaan PBB
5. Perjuangan Dwikora (Dwi Komando Rakyat) untuk Ganyang Malaysia
Politik Dalam Negeri bangsa Indonesia
1. Politik Mercusuar yang mengedepankan gemerlap bangsa tanpa memperhatikan nasib rakyat
2. Nasakom (Nasionalis, Agama dan Komunis)
3. Resopim (revolusi Indonesia, sosialisme dan pimpinan bangsa)
4. jarek (jalannya revolusi kita)
5. Manipol Usdek (Manifesto Politik Undang - Undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia,
Demokrasi Terpimpin, ekonomi terpimpin dan Kepribadian bangsa)
Semua Pelaksanaan Politiik dalam negeri bangsa Indonesia itu lebih banyak dipengaruhi oleh rencana kerja dan program kerja dari komunis, sehingga lebih banyak mengedepankan komunis Indonesia (PKI) daripada kerakyatan secara umum.
Langganan:
Postingan (Atom)